Metode Farmakologi 4
Antibiotik adalah obat untuk mengatasi atau mencegah infeksi bakteri. Antibiotik tegolong 2 jenis :
1. Bakteriostatik (menghambat pertumbuhan bakteri dengan menghambat komponen yang dibutuhkan untuk berkembang biak seperti replikasi DNA, metabolisme enzim, dan sintesis protein
2. Baktericidal (membunuh bakteri cth mencegah bakteri membentuk dinding sel sehingga bakteri mati )
Untuk mengetahui potensi (aktivitas) antibiotik maka dilakukan uji aktivitas antibiotik terhadap mikroba. Adapun prinsip dalam pengujian yaitu dilihat dari efek inhibitor atau penghambatan terhadap mikroba dengan kondisi yang sesuai. Terdapat dua metode umum yang digunakan yaitu : (a)Metode lempeng yaitu menggunakan media padat yaitu media agar nanti zat anti ikroba akan berdifusi pada lempeng agar yang telah dinokulasikan dengan mikroba. Dan nanti akan dilihat daerah bening yang merupakan zona hambat dari antibiotik. (b) Metode turbidimetri(tabung) brrt ini menggunakan spektofotometri disana nanti dilihat kekeruhannya. Jadi pada cara ini nanti menggunakan media cair nanti disana akan ditanamkan mikrobanya. Dan disini saya akan mengambil contoh pengujian antibiotik doxiciline pada mikroba Staphyllococcus aureus. Doxiciline adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan, saluran pencernaan, saluran kemih (termasuk gonorrhea), kulit dan jaringan lunak. Doxycycline bersifat bakteriostatik (mengganggu pertumbuhan bakteri dengan cara menghambat sintesis protein bakteri) terhadap berbagai bakteri gram positif dan gram negatif.
Link Youtube pertemuan keempat " Metode Pengujian Antibiotika Secara Mikrobiologi (Metode lempeng)"
Di video yang anda jelaskan pada metode lempeng terdapat parameter semakin luas daerah bening maka semakin bagus hasil uji antibiotik, menurut anda faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kegagalan dalam uji antiobiotik pada bakteri Staphyllococcus aureus? Dan adakah cara penanggulangan jika bakteri tersebut mengalami resistan?
BalasHapusYang mempengaruhi resisten bakteri (kegagalan uji) salah satunya adalah terjadinya mutasi gen bakteri. Doxycyline bekerja dengan cara menghambat sintesis protein. Dimana resisten bakteri dengan doxycyline dapat terjadi jika dihasilkan membran sitoplasma yang berbeda dan mencegah peningkatan doxycyline pada subunit 30s ribosom, sehingga sintesis protein dapat terus berlangsung.
BalasHapusCara penanggulangan jika terjadi resisten bakteri yaitu peningkatan konsentrasi antibiotik dan obat antibiotik harus dikonsumsi secara teratur dan sesuai resep.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusApa perbedaan dan prinsip dari metode lempeng dan metode tabung? Dan metode manakah yang lebih efisien waktu serta keakuratannya
HapusMetode lempeng yaitu menggunakan media padat yaitu media agar nanti zat antibiotik akan berdifusi pada lempeng agar yang telah dinokulasikan dengan mikroba. Dan nanti akan dilihat daerah bening yang merupakan zona hambat dari antibiotik. Sedangkan Metode turbidimetri(tabung) brrt ini menggunakan spektofotometri disana nanti dilihat kekeruhannya. Jadi pada cara ini nanti menggunakan media cair nanti disana akan ditanamkan mikrobanya.
HapusUntuk keakuratan atau keefektifan tergantung dari jenis antibiotik yang dipakai
HapusSeperti yang sudah saya katakan bahwa dalam farmakope sudah ditetapkan jenis antibiotik dan metode uji nya apa. Seperti doxycyline menggunakan metode lempeng sedangkan kloramfenikol menggunakan metode tabung, itu dikarenakan kloramfenikol sukar larut sehingga tidak memungkinkan untuk menggunakan metode lempeng
Baik jadi kesimpulannya apapun metode yang digunakan memiliki kelebihan dan tergantung dari jenis antiobiotik yang digunakan untuk uji. Yang sedang anda lakukan adalah uji antibiotik doxycyline yang mana menggunakan metode lempeng.
Hapus